Aku Datang Terlambat

Aku Datang Terlambat - CITROSBLOGSuara kokok ayam sudah mulai terdengar dari kandang tetangga. Bertanda fajar sudah mulai menyingsing. Gemercik air dari kamar mandi terdengar bertanda sudah ada yang membersihkan diri untuk melakukan ibadah subuh pagi hari ini. Sayup dari jauh mulai terdengar kicauan burung yang mulai bermain dan mengais rejeki dari pohon satu ke pohon yang lain, menambah indahnya suasana pagi hari ini yang masih sepi.

Ku coba melangkah keluar rumah, meskipun rasa kantuk masih terus menyelimuti. Terasa segar udara pagi hari ini, tak ada kabut tipis menyelimuti sehingga tak terasa dingin seperti hari-hari sebelumnya terlihat kabut tipis menyelimuti lingkungan sekitar. Tentu saja udara dingin cukup menusuk tulang meskipun ku coba keluar dari balik selimut sehingga aku tak terlalu larut dalam buaian udara dingin.

Beberapa saat kemudian, dari sebuah masjid yang tidak terlalu jauh sudah terdengar kumandang adzan subuh disusul dari beberapa masjid dan surau lain yang mengajak para kaum muslimin untuk melaksanakan sholat subuh berjemaah. Riuh ajakan dari beberapa musholla dan masjid mengajak untuk sholat berjemaah dengan pengeras suara memberikan kehidupan pagi hari ini lebih bermakna.

Riauh ajakan sepertinya tidak menggetarkan hati untuk melangkahkan kaki ini menuju tempat berwudhu dan memenuhi panggilan dari salah satu tempat yang terdekat. Masih ku terdiam terpesona menikmati suasana pagi hari ini. Entah berapa lama ku menikmati suasana hening ini baru ku langkahkan kaki untuk sekedar berkumur dan membasuh muka yang masih terlihat jelas garis tempat tidur yang membekas pada wajah ini.

Sendiri kutunaikan kewajiban dirumah, semoga bukan merupakan sebuah kesalahan besar karena ku tak datang memenuhi panggilan subuh tadi.

Tak terasa waktu begitu cepat berlalu, semburat cahaya mentari sudah mulai menembus awan putih beriring yang melintas di depan sang mentari. Semakin indah ala mini dengan semburat keemasan caha sang mentari. Kicau burungpun semakin rame menambahkan indahnya suasana pagi hari ini. Cerah alam ini, namun hatiku tak secarah alam. Seakan ada yang menggantung dalam hati ini untuk memaksaku untuk terus melamun mencari sesuatu yang menjadikan diri ini seakan tak mampu beranjak dari tempatku bersimpuh tadi pagi.

Mentari sudah mulai meninggi, semburat cahayanya sudah tak ada lagi. Kehangatan sudah mulai terpancar menerpa kulit menembus baju tipis yang masih membalut sisa bangun tidur pagi. Hangat dan indah ditemani secangkir kopi dan kicauan burung pagi hari. Masih tersimpan Tanya apa yang ada dalam hati ini sehingga seakan berat untuk melangkah maju. Terdiam dan membisu dengan kepulan-kepulan asap dan sruputan kopi hangat yang buat pagi ini.

Hemmm… waktunya beraktifitas. Mandi dan gosok gigi baru aku akan melangkah pergi. Tanpa disadari waktu sudah menunjuk angka tujuh, aku pasti datang terlambat.

Pagi sudah berganti siang, mentari semakin ganas memancarkan panas menjadikan apa yang tertimpa seakan terbakar hangus. Keganasannya seakan akan menghanguskan seluruh apa yang ada di muka bumi ini.

Hemmm… aku betul-betul datang terlambat. Waktu sudah siang menjelang sore. Rasa sadarpun tak kunjung tiba. Ku terlena dengan indahnya alam di pagi hari. Ku terpesona dengan kicauan burung di pagi buta tadi. Ku sibuk mencari peneduh siang hari tadi. Tak terasa waktu sore sudah hampir tiba. Baru aku sadar senja akan segera datang. Terlambat untuk segera menyadari. Bahwa segalanya berjalan sebagai anugerah. Tanpa rasa sadar aku telah lupa mensyukuri waktu pagi yang begitu indah. Memanfaatkan waktu siang yang begitu bermanfaat. Ku terlalu asyik dan terpesona dengan indahnya pagi, terlalu sibuk dengan mencari pelindung diri dari panasnya sang mentari.

Aku datang terlambat, tanpa disadari senja akan segera tiba. Semoga menjelang senja masih dapat kunikmati indahnya sore hari seperti indahnya pagi hari walau mungkin tak lagi ada kicau burung serame pagi tadi. Semoga mentari sore masih bisa memberikan kehangatan sehingga aku tak lagi harus sibuk mencari pelindung malam hari yang pastinya akan sangat dingin nanti.

Suara Kalam Alam

Citrosblo Suara Kalam AlamHujan mengguyur bumi Pakong persada cukup deras, menjadikan malam ini cukup dingin menyengat ditambah lagi angin bertiup cukup kencang. Haruskah kutarik selimut untuk menghangatkan diri, dan sangat mungkin akan mengantarkan diri ini larut dalam buaian mimpi sesore ini.

Suara air yang tertinggal didedaunan masih jelas terdengar terhempas menerpa dedaunan yang lain seiring dengan hembusan angin malam inj. Suara jangkrik sudah mulai mengslunkan lantunan suara alam memuji rahmat sang pencipta. Tampaknya malam inj akan ada hiburan graris lantunan suara alam bersama memuji sang pencipta.

Haruskah aku menarik selimut dan larut dalam buaian keterlelapan yang tidak jelas kemana arahnya???? Haruskah ku kalah dengan suara-suara lantunan kalam alam memuji mensyukuri rahmat sang pencipta dengan diturunkannya hujan??? Seakan mereka bersorak gembira merayakan rasa syukur atas karunia hujan sore hari ini. Sementara diri ini hanya mampu menarik nafas dalam menahan dinginnya malam imi.

Mereka merayakan kebahagiaan bersama dengan lantunan suara alam memuji sang pencipta, sementara diri ini seakan dinginnya malam ini terasa menyiksa??? Terus kapan kita dapt merasakan senang dengan sesuatu yang mungkin kurang berkenan bagi diri kita. Haruskah kita mengatur Tuhan dengan memberikan sesuai dengan yang kita inginkan, sesuai dengan yang nyaman manurut akal dan pikiran kita.

Pernah timbul sebuah pertanyaan dari diri ini, kenapa kita harus berdoa, meminta apa yang kita inginkan kepada sang pemberi. Sementaa sang kuasa telah mengatur kesemuanya jauh sebelim kita diciptakan. Mengatur segala hal sedetail nungkin tanpa ada yang dapat terlewatkan sedikitpun. Perjalanan kehidupan dunia ini sudah ada skenario lengkapnya, bahkan jika kita merasa melakukan inprovisasi dalam kehidupan hal tersebut merupakan bagian dari skenario yang sudah ada jauh sebelum dunia ini diciptakan.

Jika segalanya sudah diatur sesuai dengan garis yang ditentukan, kenapa kita juga harus berdoa supaya ada perbaikan dari yang telah kita alami dan kita jalani. Apakah bukan merupakan hal yang kurang etis jika berdoa dan meminta, seakan kita mengatur tuhan agar merubah sesuatu yang sudah ditentukan sebelumnya dan hal tersebut terasa tidak nyaman bagi kita. ( Minggu, 18 Januari '15)

(Senin, 19 Januari '15). Wkatupun terua berputar, malam berganti dengan siang. Walau seakan malau-malu, mentari menampakkan wajahnya yang terlihat sayu terhalang awan pagi hari ini. Sedikit terasa hangat pancaran sinar mentari, kicauan burung terdengar menyanyikan lantunan suara alam yanh begitu merdu menambah indahnya suasana sekalipun mentari masih sering bersembunyi dibalik awan.

Sementara diri ini hanya dudk termenung duduk menciptakan awan-awan kecil yang begitu cepat memudar terbawa hembusan angin yang begitu lembut pagi hari ini. Sementara kicauan burung melantunkan kalam alam yang begitu merdu memuji sanh pencipta, memuji sang penguasa alam, sementara hati ini hanya memikirkan hal duniawi tanpa terbersit pujian terhadap sang pencipta.

Menikmati Syair Lagu Evi Tamala

Menikmati Syair Lagu Evi Tamala - CITROSBLOGMinggu pagi menjelang siang mentari bersinar terang memanasi bumi yang beberapa hari ini diselimuti kabut tipis menjadikan suasana dingin menusuk tulang. Pagi yang cerah di hari minggu tanpa adanya aktifitas berarti memberikan kehangatan raga, dan jiwapun merasakan kehangatan itu. Subhanallah luar biasa keadilan-Nya dalam mengatur cuaca yang dirasakan manusia sehingga banyak variasi rasa yang dirasakan. Ada dingin, hangat dan panas sehingga kita dapat menikmati hidup yang bervariasi dan tidak menoton.

Lebih banyak mengeluh, itu yang kerap terjadi pada diri ini. Mengeluh atas karunia dingin yang diberikan, mengeluh karena panas, mengeluh karena hujan, dan masih banyak keluahan lain yang semestinya harus disyukuri. Allah tidak menurunkan sesuatu yang sia-sia bagi umatnya, segalanya penuh dengan perhitungan matematis dan statistika yang jauh dari jangkauan pola berpikir manusia, secerdas apapun manusia itu, secanggih apapun teknologi yang dimiliki tidak akan mampu menjangkau apa yang telah digariskan dalam kehidupan dunia ini.

Seharusnya diri ini tidak sekedar bersyukur karena mampu membeli sebuah selimut usang untuk mengurangi rasa dingin yang menusuk tulang. Rasa dingin itu perlu juga disyukuri karena kita membeli selimut untuk mengurangi rasa dingin dapat kita manfaatkan dan tidak menjadi hal sia-sia. Untuk apa memiliki selimut tebal sekalipun jika kita tidak merasakan dingin. Bukan sekedar menghilangkan kesia-siaan terhadap yang telah kita miliki, adanya hubungan dengan orang lain merupakan anugerah. Musim yang dingin menjadikan para penjual selimut memiliki keuntangan yang lebih dibandingkan musim panas. Menjadikan kita mengenal paling tidak tahu adanya penjual selimut.

Namun, ternyata diri ini masih lebih banyak mengeluh terhadap apa yang terjadi pada diri ini, apa yang tampak di depan mata. Sementara Allah telah memberikan limpahan rahmat yang menjadikan kehidupan ini terasa indah dan nyaman. Kita merasakan dingin karena kita merasakan panas pula. Adanya keseimbangan. Adanya santai karena adanya kesibukan. Semua berpasangan dan tidak dapat dielakkan, enak dan tidak enak saling berkaitan erat dalam satu kesatuan lingkaran kehidupan yang menjadikan variatif dan memberikan keindahan.

Sedih dan bahagia yang kita rasakan, kita bahagia karena kita juga merasakan kesedihan. Seandainya kita hidup dalam kesusahan yang terus menerus maka kita tidak akan pernah merasakan apa itu yang dinamakan bahagia. Kita tidak akan pernah mengenal kebahagiaan.

Pada ngelantur kemana, tak ada keterkaitan judul dan isinya. Tapi biarlah tulisan ini menjadi tulisan asal nulis. Judul menjadi judul yang ingin dituliskan dan terbersit ketika alunan suara artis cantik melalui alunan lagu dangdutnya menjadi awal pembuka tulisan ini. Mengalir apa adanya, dan semoga saya, serta kita semua dijadikan manusia yang bisa mensyukuri atas segala nikmat-Nya. Ditambahkann kebarokahan disetiap waktu. Diberikan kesehatan, rejeki yang penuh barokah dan limpahan rahmat-Nya.

Sekalipun lagu sudah berakhir, namun kehidupan kita masih dalam perjalanan menuju tujuan kehidupan yang sebenarnya. Semoga senantiasa kita dapat menjalaninya dengan penuh syukur dan merasakan keindahan dalam setiap alunan langkah irama kehidupan. Aamiin.....!!!!!

Masih Pantaskah Mengaku Sebagai Blogger

SUCITRO HADI SANTOSOEntah sudah berapa lama keaktifan dunia online tak lagi menyertai hari-hari yang mengaku dirinya sebagai seorang blogger. Sudah cukupkah mengaku sebagai blogger karena memiliki blog? Sementara konten yang dimiliki mmerupakan hasil copy paste, atau sekedar oretan-oretan dengan kalimat-kalimat yang tidak terlalu menyenangkan untuk dibaca. Jangankan orang lain untuk menyenangi gaya tulisan yang tidak beraturan, kembali membaca tulisan-tulisan yang sudah dipublikasikan terkadang penulis merasa risih dengan kalimat-kalimat yang ada.

Tapi entahlah, paling tidak mengaku sebagai blogger pernah memiliki kesempatan menuangkan kata-kata yang mungkin saja dari sebagian kata merupakan curahan isi hati. Paling tidak pernah memiliki karya yang tidak terlalu baik dengan kata-kata indah yang puitis dan romantis. Paling tidak pernah membuat sebuah gambar yang merupakan sejarah karya terbesar yang penah dimiliki.

Pernah bercerita sekalipun hanya cerita usang yang tidak terlalu menarik perhatian untuk didengarkan apa lagi harus diperhatikan tentang pengalaman hidup yang diceritakan. Namun itulah adanya, realitas yang sesungguhnya. Tanpa harus memiliki kemampuan merangkaikan kalimat-kalimat indah nan romantis, cukup dengan bisa menyalakan komputer, memanfaatkan aplikasi sederhana dan menuangkan kata demi kata yang terlintas dalam sebuah tulisan menjadi teks yang dipublikasikan melalui internet dengan media blog sederhana. Pantas sudah untuk mendapat gelar blogger.

Lamanya menggeluti dunia blogger mungkin dapat dikatakan sebagai blogger senior, sekalipun pengetahuan yang dimiliki sangatlah terbatas. Boleh lah anda menganggap saya sebagai blogger senior. Hampir lima tahun berlalu menyandang predikat tersebut, sekalipun pengalaman dan gaya tulisan tetap tidak mengalami perbaikan. Masih tetap gaya tulisan yang tidak tentu arah dan tak dapat ditarik sebuah kesimpulan dari cerita yang dituliskan.

Sebagai cerita untuk kesempatan kali ini setelah cukup lama tak ada yang diceritakan adalah makna sebuah nama yang terkandung dalam nama yang telah diberikan kedua orang tua pada orang yang telah mengaku dirinya sebagai blogger ini. Sebuah nama yang cukup panjang terdiri dari 18 huruf/ SUCITRO HADI SANTOSO begitu nama yang diberikan tersebut.

Dulu ada yang menanyakan tentang asal usul, mas orang jawa ya?? Apakah ada perawakan jawa atau logat bicara yang kejawa-jawaan? Asli orang madura tanpa campuran, bapak dan ibu berasal dari madura sekalipun perpaduan dari dua kabupaten.

Pernah pula ada yang menanyakan makna dari nama tersebut. Menurut orang tersebut nama adalah sebuah doa dan harus memiliki makna yang baik agar menjadi doa untuk jalan kehidupan yang baik. Bingung sih menjawabnya, terus terang saya juga belum dapat memahami makna dari nama tersebut. Nah ini dia cerita sebenarnya, mencoba memaknai nama dan memahami maknanya. Oke akan dimulai pada baris kalimat yang sudah cukup panjang ini.

Sucitro --> Mungkin kata ini berasal dari bahasa jawa. SU katanya berarti baik asal tidak ditambah huruf vokal paling awal di depannya. CITRO dapat diartikan citra, atau pesona atau apa saja padanan kata yang sesuai. Jika dibuat sebuah kesimpulan SUCITRO dapat diartikan citra atau pesona yang baik. Bagaimana menurut saudara-saudara yang tersasar pada tulisan ini. Dari gambar diatas nampakkah aura pesona yang mengagumkan? He.. he.. he.. he... eeee

Hadi --> berasalah dari Asma’ul Husna Al-Haadi yang bermakna pemberi petunjuk

Santoso --> Dapat diartikan sentosa, langgeng, selamanya, awet, atau apa yang lebih pantas??

Sebagai kesimpulan sekaligus sebagai doa bagi pemilik nama dan pembaca yang sempat membaca. Makna keseluruhan dari SUCITRO HADI SANTOSO adalah Pesona yang Baik Sebagai Petunjuk Yang Abadi. Semoga saja dengan nama tersebut saya dapat memberikan petunjuk yang baik bagi orang lain terutama bagi diri sendiri dan selalu mendapatkan petunjuk yang baik dalam menjalani kehidupan ini Aamiin Ya Rabbal Alamiin....

Inspirasi Tak Inspiratif

Inspirasi Tak Inspiratif - CitrosblogBanyak cara untuk mendapatkan inspirasi dalam setiap kegiatan yang akan kita lakukan. Jalan-jalan menikmati pemandangan setiap tempat yang kita lewati, membaca, mendengarkan atau apa saja dapat kita lakukan untuk menghadirkan inspirasi terhadap suatu rencana yang akan kita kerjakan. Benarkah hal tersebut dapat memberikan inspirasi menunjang keberhasilan rencana kegiatan yang akan kita lakukan?

Banyak tulisan-tulisan dalam berbagai media termasuk media online dan blogging yang memberikan inspirasi bagi para pembacanya. Tulisan-tulisan yang memberikan ide-ide cemerlang yang memberikan dukungan moral maupun dapat dijadikan sebagai salah satu acuan dalam melakukan tindakan dalam kegiatan yang kita rencanakan. Berarti tulisan tersebut merupakan tulisan yang inspiratif.

Apa jadinya jika inspirasi tersebut tidak inspiratif? Mungkin para pembaca pada blog ini menemukan banyak hal disini. Inspirasi yang tidak inspiratif. Bagaimana sebuah tulisan dapat memberikan inspirasi bagi orang lain, sementara penulis dalam kebingungan untuk mendapatkan inspirasi pada tulisan-tulisan yang dihasilkan. Saya mengatakan tulisan inspirasi tak inspiratif.

Inspirasi menulis keluar begitu saja dengan rangkaian kata apa adanya tanpa ada torehan kata-kata puitis yang syarat makna dan tak dapat diartikan secara lebih jauh. Pantas jika dikatakan tak inspiratif. Namun semua penilaian berasal dari para pembaca blog itupun jika ada yang datang secara langsung ataupun tidak langsung dengan ketersesetan kata kunci yang kebetulan tersangkut pada blog tak berinspirasi ini.

Dibutuhkan kemampuan khusus untuk dapat menginspirasi para pembaca dengan menghadirkan tulisan-tulisan yang bermakna, baik dari pengalaman pribadi, pengamatan lingkungan, eksplorasi hasil membaca atau dari sumber manapun. Namun tanpa susunan kata yang baik tujuan untuk memberikan inspirasi sangat sulit untuk tercapai. Itulah sebabnya para inspirator kalau tidak piawai dalam berkomunikasi akan sulit mencapai tujuan dari kegiatannya.

Apakah Citro Mduro seorang inspirator? Bagaimana menjadi seorang inspirator yang dapat meninspirasi orang lain. Memberikan inspirasi terhadap diri sendiri baik dalam tulisan yang akan dituangkan terlebih lagi kegiatan yang akan dilakukan sering terkendala. No action diam terkulai ditempat peraduan tanpa ada pengaduan atas kesulitan yang dialami. Dapat diartikan apakah kegiatan tersebut.

Inspiratif ataupun tak menginspirasi yang jelas pokoknya nulis. Tak tahu apa isinya, tak ngerti apa maksudnya ketemu keyboard dan dapat koneksi langsung nulis. Apakah akan memberikan inspirasi bagi pembaca? Tergantung dari sudut mana pembaca memberikan penilaian, jika dinilai dari sudut yang terang mungkin akan ada penilaian positif, tapi jika dinilai dari sudut gelap yang tidak ada cahaya, maka tidak akan ada sesuatu yang nampak, namun sangat mungkin kegelapan itu merupakan inspirasi bagi anda. Selamat berinspirasi dan berkreasi tiada batas sesuai yang anda inginkan.

Cukup Lama Tak Update Blog

Renungan Kosong CitrosblogEntah sudah berapa lama blog ini seakan tidak terurus dan terbengkalai meskipun sebenarnya cukup lama sudah tidak mengurus blog ini dan membiarkannya terbengkalai tanpa adanya pembaharuan postingan walaupun sekedar cerita kosong seperti biaasa yang menjadi topik utama dalam blog pribadi yang tidak terlalu pribadi ini.

Malam ini memang tak terdengar suara kicauan burung seperti yang diceritakan pada tulisan sebelumnya, suara jengkerikpun seakan larut dalam kesunyian malam yang tak terlalu sepi. Hanya sayup terdengar detakan jamm dinding yang seakan lunglai untuk menggerakkan jarumnya.

Tengah malam sudah jika kulirik jarum yang menunjuk angka tegak keatas sekalipun diri ini tidak terlalu larut dalam keheningan malam ini.

Mencoba merenungkan apa yang telah dilakukan dari detik, menit, jam, hari sebelumnya. Hanya mampu menggelengkan kepala tak mampun menundukkan kepala memahami apa yang telah dilakukan dan apa yang harus dilakukan demi memperbaiki kesalahan yang telah terlanjur diperbuat.

Sekilas terlintas diri ini sebagai insan yang baik meskipun sebenarnya kebaikan itu sangat jauh dari kenyataan. Memandang kesalahan dari orang lain tanpa ada keberanian untuk mengakui kekurangan dan kealpaan yang ada pada diri sendiri. Merasa sudah melakukan yang terbaik meskipun sejatinya apa yang telah diperbuat sangat jauh dari ajaran yang semestinya.

Memohon ampunan tanpa terlalu berharap akan adanya pengampunan karena kesombongan yang masih sangat tebal membungkus diri terlebih jiwa yang sebenarnya hampa bagaikan ruang besar yang kosong tanpa terisi sesuatu pada salah satu sudut ruang jiwa. Hanya mampu menampakkan kesempurnaan yang khayal sekedar untuk mendapatkan pujian berani mengakui kehampaan yang sebenarnya.

Adanya rasa syukur yang terucap apakah sudah benar-benar sebagai ungkapan rasa syukur, atau sekedar hanya bisa mengingatkan orang lain, sementara diri ini tidak mampu menghentakkan dalam keterlelapan dan buaian mimpi, ataukah hanya sekedar ingin dikatakan orang beriman dan taat menjalankan ibadah serta banyak melakukan sunnah yang sebetulnya sangat mungkin hanyalah amalan syaithoniyah.

Entahlah, kemana harus mencari jati diri tanpa adanya petunjuk, bimbingan, dan pertolongan-Nya. Masihkah kesombongan ini akan terus berlaku tanpa menyadarkan diri akan arti hakekat yang seharusnya dipahami secara perlahan????

Inspirasi dan Kreasi Tak Terbatas

Inspirasi dan Kreasi Tak Terbatas - CITROSBLOGDunia blogging bagaikan sudah menjadi bagian diri yang tidak dapat dipisahkan, namun itupun pas lagi kesemsem. Ada berbagai alasan yang menjadikan seorang blogger abal-abal seperti saya kesemsem dengan dunia blogging. Diantara berbagai alasan tersebut diantaranya adalah internet income yang memberikan spirit luar biasa terhadap kegiatan blogging, sehingga bias dibilang hamper setiap hari computer selalu diplototin untuk belajar teknik mendapatkan penghasilan dari internet.

Tidak cukup untuk mendapatkan penghasilan, pantengin terus internet untuk mendapatkan informasi bagaimana agar income yang diperoleh mengalami peningkatan, sehingga target gajian rutin dapat dicapai. Target awal gajian bulanan ternyata juga belum meberikan rasa cukup, namun masih ada rasa penasaran untuk terus meningkatkan penghasilan tersebut meskipun sebetulnya sudah lebih dari cukup dengan gajian rutin bulanan untuk memenuhi kebutuhan online harian seperti biaya internet ataupun camilan sebagai teman online.

Titik jenuh bagaikan minyak goreng yang disimpang di dalam almari es seperti menghampiri. Terlebih lagi jika target sudah tidak lagi tercapai. Bukan sekedar mengalami penurunan penghasilan dari internet, namun mengalami terjun bebas dan tidak dapat terselamatkan bagaikan mengalami kecelakaan fatal sehingga menyebabkan hilangnya kesadaran dalam kurun waktu yang cukup lama.

Mungkin hal ini yang menjadi salah satu penyebab Citrosblog betul-betul lama tidak terurus tanpa update, tanpa membawanya jalan-jalan untuk sekedar meletakkan komentar spam diberbagai blog teman-teman seperti biasanya.

Mengaku sebagai seorang blogger sepertinya harus melakukan hijrah dari target mendapatkan penghasilan menuju target yang lain. Jika mengingat masa-masa awal mengenal dunia blogging selalu merasa senang dengan kegiatan blogging, berkeliling dunia maya untuk meletakkan komentar dengan harapan mendapatkan kunjungan balasan, semangat menulis yang cukup tinggi sekalipun yang diceritakan hanyalah tulisan tak syarat dengan makna. Namun hal tersebut menjadi wakil dari inspirasi yang sebenarnya.

Seakan tidak ada batas untuk berkreasi dalam tulisan berisi cerita-cerita yang lebih sering tidak dapat memberikan makna bagi pembacanya, namun memiliki arti yang besar bagi penulisnya walaupun hanyalah penilaian bohong dari pembaca yang tidak benar-benar membaca tulisan tersebut dengan mengatakan tulisan yang inspiratif melalui kotak komentar yang terbuka lebar.

Namun itulah kreatifitas dan inspirasi seorang blogger yang tidak memiliki kreatifitas menulis serta inspirasi buntu yang tertuang dalam sebuah tulisan. Tak jarang tak ada kata yang dapat dituangkan menjadi sebuah kalimat. Ingin rasanya kembali menuliskan inspirasi-inspirasi mati sekalipun tanpa ada dukungan kreatifitas menulis yang seharusnya dimiliki seorang blogger. Tapi apalah daya Citro Mduro hanya bisa mengaku sebagai seorang blogger yang timbul tenggelam tanpa alasan yang jelas dan tak dapat dijelaskan.